Suro

Perayaan Tahun Baru Islam yang tepatnya tanggal 1 Muharam atau orang jawa menyebutnya dengan Suro dapat dirasakan diberbagai kota. Seperti di Ponorogo, Jogja, Solo dan berbagai kota lainnya.

Dulu sewaktu masih kost di Solo sempat melihat perayaan Sekaten di kraton yang tepatnya berada di alun-alun utara. Dan pada saat malam 1 Suro, di sepanjang jalan Slamet Riyadi, ratusan orang berkumpul sampai tengah malam bahkan sampai pagi untuk menyaksikan kebo bule dan iring-iringan abdi kraton yang membawa pusaka kraton. Memang dari kulitnya berbeda dengan kerbau-kerbau biasa, warnanya agak kemerah-merahan seperti kulit orang bule. Kalau pada hari biasa kita bisa melihat kebo bule ini di alun-alun kidul. Kalau di Ngawi apa ya?

Foto diatas sebenarnya ga ada hubungannya dengan tulisan diatas (hehehe piye to)…tadi nyari di komputer foto pas lihat kebo bule di jalan slamet riyadi tapi ga ketemu, adanya foto pada saat pagelaran seni di ISI Solo 2007.

a

Pendopo ISI Solo

Tags:

4 Responses to “Suro”

  1. Fauzy says:

    Benar sekali mas, Dari pada yang ditampill fotonya kebo bule, tentu saya seneng foto di atas. nampak kalem ( ndak usah dipanjangkan ).

  2. vicky says:

    Gak ada kebo bule gak papa… yang penting keboo……. hihihihihi

  3. audy says:

    lah trus…acara Syuro di Ngawi apa mas? hihihi kok malah ga ditulis… ceritain doonk..

    kalo di ngawi ga ada okh mbak :-)

  4. Wongbagoes says:

    Suro memang daya tarik yang menarik Om…

Leave a Reply