Peringatan Hari Guru Nasioanal yang dilaksanakan pada hari ini 25 November 2008 di warnai dengan demo yang dilakukan disebagian kota. Khususnya mereka yang masih berstatus guru bantu yang menanyakan nasib mereka. Dibalik semua itu mari sejenak kita lihat perjuangan seorang guru yang benar-benar mengabdi dengan iklas demi melihat anak-anak didiknya sukses. Tak bisa dipungkiri lagi bahwa guru adalah tombak dari dunia pendidikan. Tanggung jawab, kasih sayang, perhatian, ilmu, pendidikan moral dan agama, disiplin adalah sebagian dari tugas yang mesti dilakukan diantara tuntutan yang mesti mereka lakukan dan lagi adanya perubahan-perubahan dari sistem pendidikan sendiri. Ganti menteri mesti diikuti dengan pergantian sistem pendidikannya.
Menjadi seorang guru itu mudah, tapi untuk menjadi “ the real teacher ” bukanlah hal yang mudah. Pada kenyataanya juga ada guru yang hanya menjadi guru saja, artinya mereka hanya melakukan tugas utama mereka yaitu mengajar, sedangkan guru itu sendiri dituntut bisa menjadi orang tua, menjadi teladan, memotivasi dan mengarahkan anak didiknya. Tapi juga tidak bisa di pungkiri lagi guru juga manusia biasa, mereka juga butuh uang, mereka juga butuh kesejahteraan, mereka juga butuh kepastian. Tapi apa yang terjadi ketika mereka bekerja hanya mementingkan kepentingan individualnya ?, mereka bekerja dengan satu harapan yang terkadang menjadi beban bagi mereka sendiri. Yang terjadi adalah terlepas dari fungsi guru itu sendiri bahwa guru selain mengajar dia juga adalah orang tua bagi murid-muridnya. Sungguh sebuah pengabdian yang besar bagi guru yang memiliki jiwa tulus iklas, rela berkorban, bertanggung jawab dan rela berkorban. Tidak ada yang menghargai sebuah pengorbanan yang mereka lakukan, sekecil apapun itu. Guru tidak bisa terlepas dari sebuah pengorbanan. Ya….mungkin sebuah kebahagiaan bisa melihat anak-anak didiknya menjadi orang sukses, menjadi orang yang berguna. Kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri melihat keberhasilan dalam mendidik mereka. Sebuah perjuangan yang tanpa balasan ataupun tanda jasa. Yang terjadi malah ketidakpastian nasib mereka, gaji yang belum diberikan, kesejahteraan mereka.
Diantara semua problematika itu masih ada guru-guru yang tulus iklas mengabdikan dirinya demi anak-anak didiknya, mengorbankan waktu dan terkadang juga mengorbankan materi. Seharusnya Negara berterima kasih kepada guru-guru seperti itu. Lewat tulisan ini saya ingin memberikan sebuah penghargaan tertinggi kepada para guru-guru tersebut, sebuah penghargaan dan rasa hormat yang amat sangat meski tidak berwujud materi atau piala. Dan juga mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua pengabdian, pengorbanan, keilkasan hati dan tentunya ilmu yang mereka berikan. Hari ini adalah hari yang khusus untukmu. You is The Real Hero and The Real Teacher.
Oh ya tak lupa saya ingin mengucapkan rasa terima kasih dan penghargaan kepada beliau Bapak Sartono, pencipta lagu hymne guru yang sekarang tinggal di Jalan Halmahera Madiun. Beliau juga seorang guru GTT yang belum diangkat menjadi PNS hingga sampai pensiun. Telah banyak penghargaan yang beliau terima dari pemerintah dengan hasil karyanya tersebut, tapi untuk mencukupi kebutuhan hidupnya masih sangat kurang. Istri beliau juga seorang guru di salah satu sekolahan di Madiun.
Tags: Guru, Penghargaan, uneg-uneg
Yah … benar Guru adalah tombak dari dunia pendidikan, yang juga biasanya pahlawan tanpa tanda Jasa . Tanggung jawab, kasih sayang, perhatian, ilmu, pendidikan moral dan agama maupun yg lain itu memang termasuk tugas seorang guru. Aku juga ikut mengucapkan terimakasih atas semua jasa-jasaya dan penghargaan kepada semua guru2 yang telah mengajar dengan tulus iklas mengabdikan dirinya demi anak-anak didiknya, mengorbankan waktu dan terkadang juga mengorbankan materi. mungkin hanya ucapan inilah yang bisa diucapkan dari seorang siswa… terimakasih Guru???……
guru mengantarkan kita ke pintu gerbang kesuksesan, so aku akan selalu menghargai guru…Met hari guru ajah y mister, moga kamu bisa menjadi ” the real teacher” yg berguna bagi nusa dan bangsa.amiiiinnn…….
Semoga semua guru bantu bisa mendapatkan status PNS yg diidam-idamkan.
Guru jg manusia, butuh kesejahteraan dan kepastian masa depannya…
yupz…pengabdian seorang guru tida bisa dibayar ato di beli dengan apapun coz mereka melakukannya dengan ikhlas,tanggung jawab dan membimbing dengan penuh kesabaran dan penuh kasih sayang yang kadang-kadang ga pernah kita sadari…..guru…guru…guru semoga kesejahteraan itu dapat terealisasi untuk mu…pahlawan tanpa tanda jasa… ^_^
Apa, bagaimana dan siapa pun itu guru…
merekalah yg bikin aq bisa membaca & menulis……..
suwun guru…
ipang´s last blog post..mumet 2